Senin, 09 Februari 2015

UNIX

Standard


Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph (AT&T), General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA). UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portabel, multi-tasking dan multi-user.

Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server atau workstation. Arsitektur Unix dan model client/server merupakan elemen yang paling penting dalam perkembangan internet dan mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan dari pada proses tunggal di komputer. Linux merupakan sistem operasi yang diadopsi dari Unix dan tersedia secara bebas dan mendapat popularitas sebagai alternatif dari sistem operasi proprietary seperti Microsoft Windows

untuk lebih lengkap bisa download aja di link berikut yaa :


Rabu, 04 Februari 2015

Question Tag

Standard
DI BUAT OLEH DOSEN BAHASA INGGRIS SAYA 
Question tag adalah pertanyaan pendek yang ditambahkan di akhir pernyataan (declarative sentence) untuk menanyakan informasi atau meminta persetujuan.
Seperti idiom (ungkapan bahasa Inggris), question tag merupakan bagian yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari seorang native speaker. Walaupun grammar, pronounciation, dan intonation-nya baik, seseorang dapat mudah dikenali bukan sebagai native speaker jika tidak menggunakan question tag.
Pembentukan Question Tag
Berdasarkan general rule (aturan umum) positive question tag dapat mengikuti negative sentence (kalimat negatif). Begitu pula sebaliknya,  negative question tag dapat mengikuti positive sentence (kalimat positif).
Question tag terdiri dari main verb (jika berupa linking verb “be”), dummy auxiliary verb “do/does/did” (jika main verb bukan berupa linking verb) atau auxiliary verb yang pertama (jika terdiri dari main verb dan satu atau lebih auxiliary) +/- not + subjek (pronoun) yang disesuaikan dengan kalimat utama.
negative sentence, positive question tag
negative sentence, positive question tag
Ahmad didn’t come late, did he?
(Ahmad tidak datang terlambat kan?)
Ahmad came late, didn’t he?
(Ahmad datang terlambat kan?)
The man isn’t stingy, is he?
(Pria tsb tidak pelit kan?)
The man is stingy, isn’t he?
(Pria tsb pelit kan?)
You haven’t finished your homework, have you?
(Kamu belum menyelesaikan PR-mu kan?)
You have finished your homework, haven’t you?
(Kamu telah menyelesaikan PR-mu kan?)
They won’t attend the seminar, will they?
(Mereka tidak akan menghadiri seminar kan?)
They will attend the seminar, won’t they?
(Mereka akan menghadiri seminar kan?)

Cara Membuat dan Contoh Question Tags
Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan pada saat membentuk Question Tags (Pertanyaan Tegas), yaitu:

Apabila Pernyataannya (Statement) merupakan Kalimat Positif (+), maka pertanyaan tegasnya Negatif (-), contohnya:
He is a doctor, isn’t he? (Artinya: Dia seorang dokter, bukan ?)

Sebaliknya apabila Pernyataannya (Statement) merupakan Kalimat Negatif (-), maka pertanyaan penegasnya Positif (+), contohnya:
You are not happy, are you? (Artinya: Kamu tidak senang, bukan?)
Mary isn’t here, is she? (Artinya: Mary tidak disini, bukan/kan?)

Subject dalam Pertanyaan Penegasnya (Tag)-nya harus selalu berbentuk Personal Pronouns (Kata Ganti Orang/Orang), contohnya:
George goes to school by bicycle, doesn’t he?
(Artinya: George pergi ke sekolah naik sepeda, bukan?)
You Like Tea, don’t you?
(Artinya: Kamu suka teh, bukan?)

Apabila dalam kalimat pernyataan menggunakan To Be  (Kata Kerja Bantu  To Be ) yaitu is, am, are, was, were, maka to be tersebut harus diulang dalam Pertanyaan Penegas (Tag) dengan bentuk yang berlawanan, contohnya:
You are not a policeman, are you? (Artinya: Kamu bukan polisi, bukan/kan?)
*sama seperti contoh cara membentuk question tag nomor 1 & 2 di atas.

PERKECUALIAN:
Apabila dalam kalimat pernyataan positif terdapat to be “am” yang berpasangan dengan subyek I (I am), maka dalam pertanyaan penegas to be  harus diganti dengan “are”, contohnya:
I am a student, aren’t I? (Artinya: Saya seorang pelajar, bukan?)

Sedangkan apabila kalimat yang menggunakan subyek “I am” berbentuk negatif, maka dalam pertanyaan penegasnya, to be“am” tidak mengalami perubahan, contohnya:

I am not a servant, am I? (Artinya: Saya bukan pelayan, bukan?)

Apabila dalam kalimat pernyataaan menggunakan Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb) yaitu can, may, should, would, will, shall, has, had, selain to be, maka Kata Kerja Bantu tersebut harus diulang di dalam Pertanyaan Penegasnya (Tag) dengan bentuk yang berlawanan, contohnya:
She will invite us, won’t she? (Artinya: Dia akan mengundang kita, bukan ?)

Apabila dalam kalimat pernyataanya tidak menggunakan Kata Kerja Bantu(Auxiliary Verb) atau hanya berupa Kata Kerja (Verb), maka dalam pertanyaan penegasnya (Tag) harus menggunakan do, does, atau did (tergantung Tenses yang digunakan), contohnya:
Patricia looks pale, doesn’t she? (Artinya: Patricia kelihatan pucat, bukan?)

Sedangkan untuk kalimat perintah atau ajakan, maka Pertanyaan Penegas(Question Tag) dibentuk dengan menggunakan “will you” dan “shall we”, contohnya:
Stop the noise, will you?

Ada beberapa kalimat positif yang di anggap sebagai Kalimat Negatif apabila kalimat pernyataan positif tersebut diikuti oleh kata-kata berikut ini:

never: tidak pernah
seldom: jarang
rarely: jarang
hardly: hampir tidak
few/little: sedikit
Nothingtidak ada
Karena kalimat pernyataanya bersifat negative, maka Pertanyaan Penegasnya (Tag)-nya harus positif, contohnya:

He has never gone to Jakarta, has he?
(Artinya: Dia belum pernah pergi ke Jakarta, bukan?)
She seldom comes late, does she?
(Dia jarang datang terlambat, bukan?)

Pertanyaan penegas juga memerlukan jawaban untuk meyakinkan atas kebenaran pernyataan yang diajukan.  Untuk memperoleh jawaban yang positif atau yes ,…., maka kalimat pernyataanya harus positif, contohnya:

She is a doctor, isn’t she?
(Artinya: Dia seorang dokter, bukan?)
Jawaban: Yes, She is. (Iya)

Sedangkan jika ingin mendapatkan jawaban negatif atau no ,…, maka kalimat pernyataanya harus negatif, contohnya:

He doesn’t like swimming, does he?
(Artinya: Dia tidak suka berenang, bukan?)
Jawaban: No, He doesn’t. (Tidak)

Cara Pengucapan Question Tags

Dengan intonasi meninggi jika si pembicara benar-benar ingin memastikan atau menegaskan bahwa informasi, ide, dan keyakinannya benar.

Contoh: Samuel lives in an apartment, doesn’t he ?

Dengan intonasi merendah jika si pembicara sedang mengekspresikan ide dengan sesuatu yang hampir pasti si pendengar akan setuju.

Contoh: It’s a nice day today, isn’t it?



ADJECTIVE CLAUSE,

Standard

DIBUAT OLEH DOSEN BAHASA INGGRIS SAYA 
ADJECTIVE CLAUSE = RELATIVE CLAUSE = RELATIVE PRONOUN.
Pengertian:   
Adjective        = sifat.
                        Clause                         = anak kalimat.
                        Secara istilah adalah: anak kalimat yang digunakan/dijadikan/ berfungsi sebagai adjective (sifat) yang menerangkan tentang noun atau pronoun.
            Dengan kata lain adalah menjadikan clause sebagai adjective.
Sebelum kita memasuki inti pembahasan maka kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang induk kalimat dan anak kalimat.
Contoh :          I have read the book  that you just mentioned.
                        (saya telah membaca buku yang baru saja anda sebutkan)
                        Induk kalimat = I have read the book.l;
                        Anak kalimat = that you just mentioned.
Anak kalimat di atas menerangkan kata benda (noun) = the book, disebut dengan adjective clause.
Antara anak kalimat (caluse) dan induk kalimat memiliki kata penghubung atau kata pendahulu (introductory word) yaitu: that, who,k whom, whose, which, when, where, why.
Semua introductory word di atas memiliki arti YANG.
Introductory word sebagai pengganti pronoun pada caluse(anak kalimat).
Contoh :
-          The boy is called amin            = induk kalimat
-          He gave me a present              = caluse
-          The boy who gave me a present is called Amin.
(Anak yang memberikan aku hadiah itu dipanggil Amin)
Setiap introductroy word tersebut memiliki kegunaan masing-masing (dalam penggantian pronoun) yang akan dibahas di bawah ini.
Check it out J
Pembahasan
1.      A person (seseorang)
Ketika pronoun pada caluse berupa orang maka introductory word yang digunakan adalah who, whom dan whose.
Perhatikan penjelasan di bawah ini:
1.      Subject
Ketika pronoun berkedukukan sebagai subjek pada caluse, maka introductory word yang digunakan adalah who.
Contoh:
-          The boy is my brother
-          He is wearing T-shirt             = pronoun sebagai subjek.
-          The boy who is wearing T-shirt is my brother.
(seorang laki-laki yang memakai baju kaos itu adalah saudara ku)
2.      Object of verb and object of preposition
Ketika noun/pronoun berkedukan sebagai objek baik dari kata kerja (verb) atau dari kata depan (preposition) pada caluse, maka introductory word yang digunakan adalah whom.
Contoh:
1.      Objek dari verb
-          The boy is my brother
-          You called him yesterday     = pronoun sebagai objek dari verb.
-          The boy whom you called yesterday is my brother.
(seorang laki2 yang kamu panggil kemarin adalah saudara ku)
2.      Objek dari preposition
-          He is the man
-          You went to the theatre with him     = pronoun sebagai objek dari preposition.
-          He is the man with whom you went to the theatre  
(Dia adalah laki2 yang dengannya kamu pergi ke teater)
3.      Possessive adjective
Ketika noun/pronoun berkedukan sebagai Possessive adjective (kata sifat yang menunjukkan pemilik: my, our, your, his, her, its, their) pada clause, maka introductory word yang digunakan adalah whose.
Contoh:
-          The  boy is my brother
-          His picture you saw  = pronoun sebagai possessive adjective.
-          The boy whose picture you saw is my brother.
(seorang laki2 yang potonya kamu lihat adalah saudara ku)

2.      A Think (benda)
Ketika pronoun pada clause berupa benda maka introductory word yang digunakan adalah which.
Perhatikan penjelasan di bawah ini:
Ketika noun/pronoun yang berupa benda berkedukan sebagai subject, object of verb dan object of preposition pada clause, maka introductory word yang digunakan adalah which.
Contoh:
1.      Subject
-          This is book
-          It describes animals     = pronoun sebagai subjek
-          This is book which describes animals.
(Di sini ada buku yang menggambarkan tentang binatang2) 
2.      object of verb
-          This is book
-          You tear it       = pronoun sebagai object of verb
-          This is book which you tear.
(ini adalah buku yang kamu sobek)
3.      object of preposition
-          she was wearing the coat
-          she had paid $2,00 for it
-          she was wearing the coat for which she had paid $2,00.
(dia memakai jaket yang untuk itu dia bayar 2 dolar)

3.      A Time (waktu)
Ketika clause berupa waktu maka introductory word yang digunakan adalah when.
Contoh:
-          This is the year
-          The olympic games are held then
-          This the year when the olympic games are held.
(   )

4.      A Place (tempat)
Ketika clause berupa tempat maka introductory word yang digunakan adalah where.
Contoh:
-          Here is the house
-          I live there
-          Here is the house where I live.
(di sini adalah rumah yang aku tinggali/tempati)

5.      A Reason (alasan)
Ketika clause berupa alasan maka introductory word yang digunakan adalah why.
Contoh:
-          Give me one good reason
-          you did that
-          Give me one good reason why you did that.

NB:
Introductory word yang berupa that dapat digunakan pada semua keadaan yang telah dijelaskan di atas, tetapi biasanya digunakan pada nonformal.

Kesimpulan
Hal yang harus diperhatikan adalah kedudukan dan bentuk noun atau pronoun pada clausa, karena itulah yang menentukan penggunaan introductory word  pada setiap kalimat.

Refrensi:
-          Murphy Raymond, English Grammar in Use, second edition, United Kingdom, 1994.
-          Fuad Mas’ud, Essential of English Grammar, Edisi 3, Yogyakarta, 2005.

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA
SELAMAT BELAJAR J